Jenis-jenis Tes Narkoba dan Prosedurnya

Jenis-jenis Tes Narkoba dan Prosedurnya Apa itu Narkoba? Narkoba (narkotika dan obat-obatan terlarang) adalah zat/zat yang dapat mempengaruhi kondisi mental/psikologis (pikiran, perasaan, dan perilaku) seseorang, serta dapat menimbulkan ketergantungan fisik dan psikis. Metode tes narkoba tidak hanya menggunakan sampel darah dan urin, lho.

Beberapa laboratorium sekarang menggunakan sampel rambut dan air liur untuk memeriksa keberadaan zat terlarang ini. Tes Narkoba ini biasanya diminta oleh beberapa sekolah, rumah sakit, dan tempat kerja sebagai syarat khusus apakah Anda diterima atau tidak untuk mengikutinya.

Metode Tes Narkoba

Tes Urine

Metode tes narkoba menggunakan sampel urin ini adalah tes yang paling umum digunakan oleh beberapa tempat kerja. Analisis urin akan menunjukkan adanya obat dalam tubuh Anda, bahkan jika efek obat tersebut hilang.

Biasanya untuk keperluan tempat kerja, metode tes narkoba ini hanya akan memeriksa 5 sampai 10 jenis narkoba yang terkandung dalam urin Anda. Beberapa di antaranya termasuk amfetamin, benzodiazepin, kokain, ganja, opiat, nikotin, atau bahkan alkohol.

Berikut langkah-langkah tes urine yang akan Anda lakukan:

  • Anda akan diberikan tabung spesimen dari penyelenggara tes
  • Anda akan diminta untuk meninggalkan semua barang yang Anda bawa dan mengosongkan isi tas di kamar saat Anda mengambil sampel urin
  • Dalam beberapa kasus, akan ada administrator tes yang akan menemani Anda untuk mengambil sampel
  • Bersihkan area kewanitaan Anda dengan kain lembab yang disediakan oleh penyelenggara
  • Buang urin dalam wadah, minimal diperlukan sampel urin 45 ml untuk pemeriksaan ini
  • Setelah Anda selesai buang air kecil, tutup wadah dengan tutup yang disediakan dan berikan kepada staf
  • Suhu sampel akan dihitung
  • Coba awasi sampelnya sampai akhirnya disegel

Pemeriksaan Air Liur

Metode tes narkoba ini adalah yang paling populer kedua setelah tes urin. Pemeriksaan ini menggunakan metode swab test dan biasanya digunakan untuk mengetahui penggunaan obat-obatan yang baru saja Anda gunakan.

Tes ini tidak ideal untuk mendeteksi penggunaan narkoba jangka panjang. Karena sebagian besar tes air liur ini hanya dapat memeriksa obat-obatan atau obat-obatan terlarang lainnya yang digunakan dalam beberapa jam hingga 2 hari terakhir.

Air liur merupakan sampel yang mudah diperoleh, karena tidak mudah dipalsukan atau diganti. Beberapa zat yang dapat diuji melalui metode ini adalah alkohol, benzodiazepin, kokain, ekstasi, ganja, opiat, amfetamin, PCP, dan metamfetamin.

Tes swab untuk memeriksa air liur tidak memerlukan suntikan jarum atau buang air kecil seperti tes lainnya. Langkah-langkah pemeriksaannya adalah sebagai berikut:

  • Tabung kecil dengan spons penyerap di ujungnya akan digunakan untuk mengambil sampel di pipi bagian dalam
  • Sampel akan dianalisa untuk dicek kandungan zat obatnya, bisa dilakukan di tempat atau dibawa ke laboratorium

Tes Darah

Metode drug test ini digunakan untuk mengetahui kandungan obat di dalam tubuh Anda saat itu. Tes ini akan menentukan apakah Anda berada di bawah pengaruh obat-obatan atau alkohol. Beberapa jenis narkoba yang dapat diuji dengan metode ini adalah amfetamin, kokain, mariyuana, metamfetamin, opium, nikotin, dan tramadol. Berbeda dengan tes narkoba lainnya, pemeriksaan ini dilakukan dengan mengambil sampel dengan cara memasukkan jarum ke dalam tubuh.

Prosedur tes darah:

Jika Anda akan melakukan tes darah, Anda akan diminta untuk menuliskan obat atau obat apa yang telah Anda konsumsi. Pastikan Anda mengikuti setiap instruksi yang diminta dari Anda, termasuk mengikuti tes ini tepat waktu. Sebuah batang jarum akan disuntikkan ke dalam tubuh untuk mengambil sampel. Anda akan diminta melakukannya di ruangan khusus

Tes Narkoba dengan Rambut

Pemeriksaan menggunakan rambut dapat digunakan untuk mengetahui penggunaan obat-obatan yang dilakukan dalam jangka waktu yang lama, biasanya hingga 90 hari. Tes ini bisa digunakan untuk mengetahui kandungan kokain, ganja, THC, candu, amfetamin, sabu hingga ekstasi.

Prosedur :

Petugas akan mengambil sekitar 100 gram sampel rambut dari kepala Anda, atau sekitar 100 hingga 200 helai rambut yang dipotong dekat dengan kulit kepala. Sampel ini tidak mudah dipalsukan karena pengumpulannya akan diawasi oleh banyak petugas laboratorium.

Bagaimana cara melakukan tes narkoba?

Berbeda dengan tes narkoba lainnya, pemeriksaan ini dilakukan dengan mengambil sampel dengan cara memasukkan jarum ke dalam tubuh. Jika Anda akan melakukan tes darah, Anda akan diminta untuk menuliskan obat atau obat apa yang telah Anda konsumsi.

Analisis Kebijakan Optimalisasi Pelaksanaan Rehabilitasi Narkoba

Rehabilitasi Narkoba merupakan tindakan dalam rangka memulihkan nama baik seseorang, berdasarkan Undang-undang Presiden Republik Indonesia berhak memberikan grasi dan rehabilitasi. Namun, pelaksanaan rehabilitasi narkoba belum optimal.

Pertanyaan penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan dan hambatan serta upaya optimalisasi pelaksanaan rehabilitasi Narkotika di UPT Lembaga Pemasyarakatan? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan dan rehabilitasi rehabilitasi serta upaya optimalisasi pelaksanaan di UPT Lembaga Pemasyarakatan.

Demikian pembahasan mengenai jenis-jenis Tes Narkoba dan Prosedurnya, semoga artikel ini bermanfaat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.