Keuntungan dengan Adanya Peer To Peer Lending di Indonesia

Seperti yang diketahui, kemajuan teknologi saat ini makin berkembang dengan pesat. Bahkan kehadiran dari teknologi rupanya tidak bisa lepas dari kehidupan oleh karena semua jadi terasa lebih cepat dan mudah. Tentu saja hal tersebut akhirnya akan menyebabkan perubahan gaya hidup di dalam masyarakat tidak terkecuali dari sini dalam sektor finansial.

Siapa pun kini bisa mengirim uang tanpa harus pergi ke bank dan mereka juga bisa meminjam uang hanya melalui online atau umum dikenal dengan sebutan finansial teknologi peer to peer lending. Perkembangan finansial teknologi peer to peer lending saat ini memang tengah berkembang dengan besar dan mudah sekali untuk diakses oleh masyarakat yang masih merasa sulit memperoleh pinjaman dana.

Bagi para pelaku UMKM yang memerlukan modal untuk pengembangan bisnis tersebut. Tapi tidak hanya untuk para bisnis UMKM saja, namun terdapat juga finansial teknologi peer to peer lending yang mana di sini memberikan akses pinjaman untuk mereka yang memerlukan dana guna melakukan perawatan kesehatan dan pendidikan dengan standar masing-masing, mulai dari nominal serta tenor pinjaman, kelayakan kredit pinjaman, tingkat keamanan dan juga suku bunga. Untuk lebih mengetahui lagi apa saja keuntungan dengan adanya peer to peer lending di Indonesia, maka berikut ini akan diulas secara lebih lengkap.

Apa Saja Keuntungan dengan Adanya Peer To Peer Lending di Indonesia?

 

Terhitung pada tanggal 19 Februari 2020 di Indonesia sendiri total jumlah penyelenggara finansial teknologi yang berizin dan terdaftar telah ada sebanyak 161 perusahaan. Hal itu menunjukkan bahwasannya peer to peer lending di Indonesia memang sangat dibutuhkan kehadirannya oleh masyarakat luas. Karena dengan adanya peer to peer lending Indonesia sangat menguntungkan, baik itu bagi segi peminjam ataupun mereka yang memberi pinjaman.

Finansial teknologi peer to peer lending membuat platform online yang menyediakan fasilitas untuk para pemilik modal guna memberikan pinjaman secara langsung pada para debitur dengan imbal hasil yang lebih tinggi.

Sedangkan peminjam dana nantinya dapat mengajukan proses peminjaman atau kredit secara langsung pada pemilik dana dengan syarat yang jauh lebih mudah serta proses yang jauh lebih cepat jika dibandingkan harus meminjam modal pada lembaga keuangan konvensional, seperti contohnya di sini Bank.

Investasi di peer to peer lending tersebut memberikan imbal hasil yang cukup tinggi setiap tahunnya. Tapi investasi tersebut memang harus sesuai dengan profil serta resiko dan bagaimana cara pengelolaannya. Oleh karena itulah, langkah paling mudah dalam melakukan investasi di peer to peer lending yaitu dengan memahami resiko. Jangan sampai disini Anda menginvestasikan dana tanpa mengetahui jenis dan tingkat risiko yang dihadapi.

Bagi seorang peminjam, manfaat adanya peer to peer lending yaitu proses pengajuan pinjaman jadi lebih cepat serta mudah dan tidak harus ada jaminan. Namun perlu diingat juga, bahwa meminjam di peer to peer lending juga memiliki risiko, yaitu suku bunga pinjaman yang tinggi serta denda yang perlu dibayar ketika Anda telat melunasi hutang. Jadi pastikan disini Anda meminjam memang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan Anda.

Sedangkan untuk seorang pemberi pinjaman atau kredit, dengan sistem peer to peer lending ini tentu akan memudahkan Anda guna melakukan investasi kecil kecilan. Peer to peer lending tersebut akan memperbesar kesempatan guna meraup keuntungan. Namun jika peminjam telah melakukan alokasi uang melalui kartu kredit, maka pihak peminjam tidak bisa menarik uang yang didanai kapanpun.

Diversifikasi di sini sangatlah dibutuhkan supaya Anda nantinya tidak hanya fokus pada meletakkan dana di satu peminjam saja, namun Anda bisa meletakkannya pada beberapa peminjam lain untuk meminimalisir tingkat resiko. Apalagi pemberi pinjaman juga akan dimudahkan dengan adanya informasi tingkat risiko yang ditentukan oleh platform peer to peer lending. Sehingga peminjam bisa mempertimbangkan dengan baik sebelum akhirnya memberikan pinjaman.

Peer to peer lending adalah industri finansial teknologi yang saat ini terbilang masih sangat muda. Namun meski begitu, proses perkembangannya terjadi dengan sangat cepat. Peningkatan dan pertumbuhan digitalisasi internet membuat platform peer to peer lending semakin menjamur di Negara Indonesia. Sehingga dengan begitu Anda harus memastikan lebih dahulu platform peer to peer lending yang hendak digunakan nantinya sudah berizin dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan atau tidak.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *